Minggu, 28 September 2014

KKN Kebangsaan 2014

Berkesempatan menjadi bagian KKN Kebangsaan 2014 seperti mimpi buat saya. Bertemu mahasiswa dari sabang sampai merauke di Pontianak. Yap Universitas Tanjungpura Pontianak menjadi tuan rumah dari KKN Kebangsaan tahun 2014 ini, yang tahun lalu diadakan Makassar dan Universitas Hasanuddin menjadi tuan rumah.

KKN Kebangsaan 2014 diikuti 545 peserta dari 34 perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia. Mulai dari perguruan tinggi negeri di ujung timur Indonesia, Universitas Musamus Merauke, hingga ke ujung barat Universitas Syah Kuala (Unsyah) Banda Aceh.

Sebelum dinyatakan lolos, saya harus mengikuti seleksi yaitu wawancara dengan Pihak UPT KKN tentang Program Kerja apa saja yang akan saya lakukan di Lokasi. Alhamdulillah. Dari 13 orang pendaftar, saya menjadi bagian dari 5 orang yang UNHAS delegasikan untuk mengikuti KKN Kebangsaan 2014. 4 orang lainnya adalah Denty Dyan Zulfiyah (Teknik), Hasanuddin E Ismail (Hukum), Ridwan (Pertanian), dan Jailani dari Fakultas Ilmu Budaya. Such a precious opportunity for me.

Ridwan - Denty - Jailani - Me - Erik
Pada tanggal 6 Agustus 2014 kami berangkat dari Makassar menuju Pontianak didampingi, Bapak M. Dahlan Abubakar, selaku Supervisor.

Sesampainya di Pontianak, Peserta KKN diberi pembekalan materi selama 3 hari mengenai soft skill pemberdayaan masyarakat perbatasan, Adat Istiadat Masyarakat Melayu dan Dayak, dll.





Salah satu materi yang menarik dan tentunya menjadi pengalaman yang berharga dari seluruh rangkaian pembekalan KKN Kebangsaan 2014 adalah Pendekatan TNI dalam memberdayakan masyarakat perbatasan yang dibawakan oleh Panglima TNI, Jendral Dr. Moeldoko. 


Panglima TNI menyambut baik kegiatan KKN Kebangsaan ini yang diselenggarakan di tapal batas Kalimatan Barat, Indonesia dengan Serawak - Malaysia dan mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam memberdayakan masyarakat perbatasan. Dalam pemaparannya beliau menegaskan bahwa NKRI adalah Harga Mati.

“Kehadiran mahasiswa KKN di daerah perbatasan menjadi salah satu strategi mengatasi kerawanan dan menghadiri setiap spill over perkembangan lingkungan regional dan global.” ujarnya.

Di sela materi nya, Panglima TNI sempat menyinggung masalah ISIS. Ia berkata ISIS bukanlah kedaulatan yang menegakkan tentang agama ataupun Negara, akan tetapi hal ini hanya permainan politik. Dimana menuliskan nama Allah akan tetapi sikap dankelakuan bertentangan dengan agama.

dibawakan dengan sangat menarik sehingga dialog yang terjadi antara Panglima TNI dan Mahasiswa berlangsung seru.

Ini foto yang paling menyedihkan karna blur. Mbak fotografer yg diminta tolongin kira udah auto. Jadi gini lah hasilnya.
Tapi yang penting udah pernah foto sama Pak Moeldoko.
Selain seneng bisa tatap langsung Pak Moeldoko, akhirnya bisa ketemu sama mas reporter NET TV yang ganteng.
Eh salah fokus.

See you, Pak. Trimakasih atas waktunya :)

Yang paling menyenangkan dari KKN ini bisa ketemu teman-teman baru. Berbagi pengalaman, tukar pikiran. Dan ga sedikit yang sampe detik ini masih keep contact dan jadi akrab. Senang dapet temen baru yang pintar dan asik-asik. Hopefully, someday bisa ketemu meraka lagi. So here they are. 
New friends sekaligus room mates selama 3 hari di Paskhas.
Mia dan Hilda dari Universitas Musamus, Merauke.
Nice to know you both :)
With Denty anak teknik yang muka nya keliatan jutek
tapi kalo udah kenal baik. Makan nya banyak lagi. Peace kak Dent.





Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Team
Desa Semanget, Nekan dan Entikong. Hey ho!


Alhamdulillah rezeki anak soleh. Ada juga yang mau fotoin.
Yah walaupun difoto lagi motoin orang juga sih,
Hmmmm ok fine =D

Visit dan Monitoring Kepala UPT KKN UNHAS dan Supervisor ke Paskhas TNI-AU.




Selesai pembekalan dan pemberangkatan ke Wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia (Kabupaten Bengkayang, Sanggau dan Sambas), Pada tanggal 9 Agustus 2014 Gubernur Provinsi Kalimantan Barat mengundang mahasiswa peserta KKN Kebangsaan 2014 mengikuti acara malam ramah tamah di Istana Rakyat.


  
Sangat disayangkan sudah sampai pendopo tapi Gubernur nya ga hadir. Entah Kenapa.
Jadi acara hanya makan - nyanyi - foto-foto aja sih.
*kemudian hening*


Delegasi Universitas dari Makassar.
UNHAS - UIN -UNM
Difoto ini semua muka bahagia. Jangan tanya aku yang mana.
.....yang motret.




Delegasi UNHAS, Universitas Lampung dan Universitas Negeri Makassar
Let us take a selfie.


Terimakasih untuk Brajamusti Batalyon 465 Paskhas untuk tempat tinggal nya yang sederhana, nyaman dan berkesan. 




Hari terakhir di Paskhas. Prepare sebelum pelepasan dan keberangkatan ke Lokasi KKN. 
See you my Room mates. Xo.





Seneng nama musholla di pashkas sama kaya nama belakang aku.
Setau aku Salsabila it means Mata air di Surga.
Ya jadi bisa diliat lah ya, kalo liat aku kaya liat surga kan?
*kemudian disepak*

Model Ramsis. Lol.

 Universitas lain pada mau ikutan foto karna desain spanduk nya @bizwud yg keren. 
Bisa aja ya masuk2 nya pip? hahaha makasih byk apip

Ready to go to Universitas Tanjungpura untuk Pelepasan KKN Kebangsaan dan Pemberangkatan ke Lokasi KKN
Pelepasan KKN Kebangsaan 2014 at Universitas Tanjungpura.
Nice sky I have ever seen in Pontianak, so far.




Live Perform UKM Terjun Payung UNTAN

Semeng Genk with Our Mentor, Kak Irvan dan Kak Susan. Alumni Geografi UGM.
Lagi dan Lagi jangan tanya aku mana
.....yang motret.



Finally, Arrived in Kecamatan Entikong.



Yuhu akhirnya tulisan yang selama ini mau diposting dan yang udah telat banget ini jadi juga. Itulah sedikit review pengalaman yang bisa saya bagi untuk happy people semua dari KKN Kebangsaan 2014. Last But Not Least, Kemarin sebelum berangkat kkn takut dan khawatir soal ini itu. Pas sampe pontianak dan tau lokasi kkn nya alhamdulillah dapet temen2 kkn yg asik. 

Then I called this KKN Kebahagiaan 2014 
See ya on My next post about Dusun Semeng, Desa Semanget, Biji Mate Team and many happy moment will be up on my blog. SOON!!! (Dear self, semoga ga males2an lagi ya buat nulis. Niat nulis post ini udah 1 bulan lalu dan baru jadi hari ini. Prokrastinasi abis. eh kok lo curhat, shell? ok bye -_-)

Photo by Me.
Love, Salsa.

1 komentar: