Sabtu, 27 Juli 2013

Watch How You Go

Sejak pertengkaran kita 2 hari yang lalu dan puncak nya tengah malam tadi. Aku ga bisa berhenti menangis. Sekarang aku tidak tahu harus lakuin apa untuk hubungan ini. Saat ini aku udh bener-bener kecewa disaat aku sudah berusaha untuk bikin kamu bahagia dan siapin beberapa hadiah kecil untuk kamu, untuk hari jadi kita, tapi kamu malah kecewain aku diwaktu yang sama. This pain killing me softly, de.


Aku hanya memilih untuk mendengarkan lagu watch how you go nya keane dari album strangeland nya dengan volume full di iPod (yang lockscreen wallpaper nya foto aku bareng kamu) setelah kamu berkali-kali menolak telpon aku yang hanya untuk bangunin kamu sahur.

Kamu ga harus ngapain2 sekarang. Mungkin berharap semoga masih ada harapan buat hubungan kita. Hubungan diantara kamu dan aku. Dan aku juga berharap yang sama sekarang. Atau mungkin jawaban atas harapan kita yg Tuhan kasih selama hampir 2 tahun sudah hampir habis.

Hari ini. Tanggal 27 July. 2 hari lagi tanggal jadian kita yang ke 20 kali nya. Hampir 20 bulan. Ga kerasa udah hampir 2 tahun kita sama-sama. Tapi mungkin kita ga mungkin sampai di tanggal 29 saat kita 2 tahun nanti.

Aku sangat berharap di tanggal 29 november 2013 itu kita masih sama-sama. Tapi ternyata harapan itu pupus hari ini, de.

Mungkin hari ini hadiah yang aku siapin buat kamu untuk merayakan hari jadi kita yang tinggal 2 hari lagi sampai di lorong 52 no 18. Semoga kamu suka. Mungkin itu hadiah terakhir yg bisa aku kasih ke kamu. Mungkin itu terakhir kali nya aku bikin kamu senang. Mungkin juga Tuhan masih kasih kita harapan yang aku kira sudah habis itu. Yah semua nya emang serba mungkin. Tapi siapa yang tahu apa yg akan terjadi untuk kita sedetik lagi, 1 jam kemudian atau mungkin besok?

Udah lah ya ga ada yang perlu disesali. Aku juga ga mungkin membiarkan tempat tidur ku ini basah sempurna karna airmata ku yang ga berhenti mengalir ini.

Jahat nya aku membiarkan Kakek sahur sendirian supaya dia ga liat mata cucu kesayangan ini sembab karna abis (dan masih terus-terusan) nangis. Sebelum nya aku siapin makanan beliau lebih dulu, setelah sudah siap aku langsung ketuk pintu kamar nya untuk bangunin sahur dan seketika lenyap dari hadapan pintu kamar nya dan lari ke kamar.

Dan 1 lagi yang bikin bingung, balesan bbm dari temen kos seperjuangan di Makassar, sebut saja nama nya "kamse" (nama disamarkan). Dia bilang "Edede nda boleh" setelah bbm ku yang cerita kalo aku putus dengan D dan aku bilang "Terakhirmi ini kayanya". Aku kebingungan sambil tergelitik dalam hati dan membalas "Ih kenapa bede nda boleh" yang kemudian tak kunjung dibaca oleh nya.

See ya in another time. Mungkin sekarang ga ada lagi alasan aku untuk kembali ke Makassar.

"I wish that I could be your journey's end. But you are only passing through. 
Its not for me to steer your way. 
I wish you well in all you do. 
The things that we have shared will soon be left behind now" 
- Keane - Watch How You Go


Tidak ada komentar:

Posting Komentar